Kamis, 10 April 2014

9 Cara Berbisnis Wirausaha Sukses

Dari semua orang banyak yang ingin bercita cita menjadi wirausaha, ada yang siap modal dan perencanaan yang rumit, ada yang sekedar gagasan aja. Namun, ada juga yang punya uang tapi bingung mau diapain, dan harus mulai dari mana. Mayoritas usahawan sukses adalah karena kelihaian dalam memulai dan memperluas usaha.
Berikut ini 9 Cara Berbisnis yang sering dipakai oleh para Wirausaha Sukses, untuk berhasil atau tidaknya tergantung upaya dan do’a kita. jadikan trik di bawah ini sebagai alternatif sebelum memulai usaha, dan menjadikannya refrensi:

1.Upaya untuk memenuhi Kebutuhan Konsumen
Ini merupakan ide bisnis yang paling umum. Misalkan saja Jika di sekitar rumah ada yang butuh jasa laundry, warnet, lauk matang, rental computer, kursus, dll, bukalah usaha yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dan sebagai kuncinya, penuhi kebutuhan konsumen, lalu berikan produk dan layanan terbaik. Usaha berdasarkan kebutuhan adalah prinsip semua jenis usaha.

2.Jual Keunikan Produk yang ditawarkan
Bila kita lumayan kreatif dan inovatif, pasti banyak hal yang bisa dikreasikan. Untuk menemukan ide peluang usaha terbaru bisa dimulai dari penemuan produk baru, teknologi, system, dan program baru. Atau bahkan menulis buku dengan ide-ide yang baru pun bisa di perhitungkan. Penemuan baru apalagi khas dan unik, sangat berpeluang menembus pasar.
3.Menduplikasi Usaha Lain
Sedangkan bagi yang kurang kreatif dan inovatif, jangan patah semangat. Masih banyak ide usaha tersebar dimana-mana, bahkan mungkin didepan mata kita. Kita cuma perlu membaca setiap peluang, mengukur potensi, dan mengambil resiko. Misalnya, disekitar rumah kita karena dekat dengan sekolah ada usaha makanan yang laris, apa salahnya menyaingi usaha tersebut, tinggal memberikan nilai dan pelayanan lebih dari usaha kita.

4.Memberi Fasilitas Tambahan
Seperti cara di atas namun diperlukan sedikit kreatifitas. Misalnya jika ingin membuka usaha warung makan, berikan penawaran harga yang kompetitif dan tempat yang nyaman untuk pembeli bercengkrama dengan pembeli lain, sehingga pembeli betah berlama-lama belanja di warung kita.

5.Jual Keterampilan
Cermati bakat setiap orang, karena itu pun bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Banyak orang berbakat bila di kembangkan dan diberikan tempat bisa dijual mahal. Tempat seperti restoran, toko-toko, salon, kursus, servis, mal, dan pasar adalah gudangnya orang berbakat. Misalnya ambil saja 2-3 orang pemangkas rambut, sewakan tempat yang bagus, alat yang lengkap, brand khusus, dan training tentang bagaimana pelayanan yang baik. Maka usaha salon yang eksklusif sudah bisa dimiliki.

6.Menjadi Agen
Sama dengan cara sebelumnya, misalnya membuka agen tenaga kerja, pembantu rumah tangga, pengisi acara hiburan, pernikahan, dll. ide bisnis seperti ini diperlukan pengalaman dan jaringan relasi yang luas. Tapi tak perlu khawatir, untuk hal ini kita bisa pekerjakan orang yang berpengalaman dibidang tersebut.

7.Menjual Barang Second
Masih belum banyak orang yang tertarik dengan jenis usaha ini. Barang second tertentu dengan nilai historis bisa mempunyai harga yang tinggi. Untuk awal memulainya kita bisa dengan berburu barang-barang bermerk asli yang sudah tidak terpakai lagi, dan menjualnya ditempat lain dengan harga special.

8.Membuka Kantor
Misalnya untuk akuntan, dokter, pengacara, notaries, ataupun konsultan. Dengan mengajak kolega dan teman seprofesi bisa diajak patungan untuk membuka kantor sendiri. Juallah skill dan pengalaman. Jika mempunyai reputasi bagus dan jaringan yang luas, janganlah takut kekurangan klien.

9.Membeli Waralaba
Bila mempunyai modal yang lumayan besar, dan tidak mau bersusah payah memikirkan produk sendiri, bisa memilih bisnis franchise (waralaba). Namun butuh kejelian membaca waralaba mana yang prospeknya potensi pasarnya bagus.
Kini banyak pilihan waralaba, dengan modal besar atau sedang-sedang saja.

Referensi :
http://indobisnisblog.wordpress.com/2013/12/10/9-cara-berbisnis-wirausaha-sukses/comment-page-1/

Pedagang Emas Harap Pemerintah Baru Bisa Jaga Rupiah

Liputan6.com, Jakarta Pergantian pemerintahan baru membawa secercah harapan bagi masyarakat. Para pedagang emas di kawasan Cikini, Jakarta barharap pemerintahan mendatang mampu membuat konsidi ekonomi dan nilai tukar rupiah stabil.
Hal ini karena jika kedua hal tersebut mampu dijaga dengan baik akan mendorong masyarakat untuk berinvestasi emas.

"Kalau kondisi ekonomi bagus, artinya masyarakat punya kemampuan untuk membeli emas. Lebih bagus lagi jika kondisi rupiahnya juga stabil, sehingga membuat orang yakin untuk membeli emas," ujar Yunita, pemilik toko Mas Jakarta saat berbincang dengan  di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).

Hal senada juga diungkapkan oleh Suki, pemilik toko Emas Suki di Cikini Gold Center. Dia mencontohkan, kondisi politik yang memanas pada sekitar tahun 1997-1998 membuat harga emas meningkat sehingga membuat masyarakat enggan untuk menyimpan uangnya dalam bentuk emas.

"Saat itu kan nilai tukar rupiah anjlok, sedangkan emas kan dinilainya dalam dolar kemudian dirupiahkan, jadi harganya melonjak. Bagi kita penjual, itu memang membawa untung, tapi hanya sesaat karena pembelinya juga menurun," katanya.

Untuk itu, Suki berharap pemerintah mendatang selain mampu menjaga kondisi ekonomi, juga mampu menjaga kestabilan politik sehingga muncul kepercayaan dari masyarakat untuk berinvestasi melalui emas.

"Kalau saya berharap siapapun jadi presiden asal bisa membuat kondisi politik stabil. Kalau kita yang penjual emas memang pekerjaannya mengumpulkan emas, tidak perduli harganya berapa. Karena kita punya keyakinan ke depan harga dan penjualannya akan lebih baik," tandas Suki.
(Nurseffi Dwi Wahyuni) - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/2035086/pedagang-emas-harap-pemerintah-baru-bisa-jaga-rupiah#sthash.zgzk612i.dpuf
 


Liputan6.com, Jakarta Pergantian pemerintahan baru membawa secercah harapan bagi masyarakat. Para pedagang emas di kawasan Cikini, Jakarta barharap pemerintahan mendatang mampu membuat konsidi ekonomi dan nilai tukar rupiah stabil.
Hal ini karena jika kedua hal tersebut mampu dijaga dengan baik akan mendorong masyarakat untuk berinvestasi emas.

"Kalau kondisi ekonomi bagus, artinya masyarakat punya kemampuan untuk membeli emas. Lebih bagus lagi jika kondisi rupiahnya juga stabil, sehingga membuat orang yakin untuk membeli emas," ujar Yunita, pemilik toko Mas Jakarta saat berbincang dengan  di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).

Hal senada juga diungkapkan oleh Suki, pemilik toko Emas Suki di Cikini Gold Center. Dia mencontohkan, kondisi politik yang memanas pada sekitar tahun 1997-1998 membuat harga emas meningkat sehingga membuat masyarakat enggan untuk menyimpan uangnya dalam bentuk emas.

"Saat itu kan nilai tukar rupiah anjlok, sedangkan emas kan dinilainya dalam dolar kemudian dirupiahkan, jadi harganya melonjak. Bagi kita penjual, itu memang membawa untung, tapi hanya sesaat karena pembelinya juga menurun," katanya.

Untuk itu, Suki berharap pemerintah mendatang selain mampu menjaga kondisi ekonomi, juga mampu menjaga kestabilan politik sehingga muncul kepercayaan dari masyarakat untuk berinvestasi melalui emas.

"Kalau saya berharap siapapun jadi presiden asal bisa membuat kondisi politik stabil. Kalau kita yang penjual emas memang pekerjaannya mengumpulkan emas, tidak perduli harganya berapa. Karena kita punya keyakinan ke depan harga dan penjualannya akan lebih baik," tandas Suki.
(Nurseffi Dwi Wahyuni) - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/2035086/pedagang-emas-harap-pemerintah-baru-bisa-jaga-rupiah#sthash.zgzk612i.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Pergantian pemerintahan baru membawa secercah harapan bagi masyarakat. Para pedagang emas di kawasan Cikini, Jakarta barharap pemerintahan mendatang mampu membuat konsidi ekonomi dan nilai tukar rupiah stabil.
Hal ini karena jika kedua hal tersebut mampu dijaga dengan baik akan mendorong masyarakat untuk berinvestasi emas.

"Kalau kondisi ekonomi bagus, artinya masyarakat punya kemampuan untuk membeli emas. Lebih bagus lagi jika kondisi rupiahnya juga stabil, sehingga membuat orang yakin untuk membeli emas," ujar Yunita, pemilik toko Mas Jakarta saat berbincang dengan  di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).

Hal senada juga diungkapkan oleh Suki, pemilik toko Emas Suki di Cikini Gold Center. Dia mencontohkan, kondisi politik yang memanas pada sekitar tahun 1997-1998 membuat harga emas meningkat sehingga membuat masyarakat enggan untuk menyimpan uangnya dalam bentuk emas.

"Saat itu kan nilai tukar rupiah anjlok, sedangkan emas kan dinilainya dalam dolar kemudian dirupiahkan, jadi harganya melonjak. Bagi kita penjual, itu memang membawa untung, tapi hanya sesaat karena pembelinya juga menurun," katanya.

Untuk itu, Suki berharap pemerintah mendatang selain mampu menjaga kondisi ekonomi, juga mampu menjaga kestabilan politik sehingga muncul kepercayaan dari masyarakat untuk berinvestasi melalui emas.

"Kalau saya berharap siapapun jadi presiden asal bisa membuat kondisi politik stabil. Kalau kita yang penjual emas memang pekerjaannya mengumpulkan emas, tidak perduli harganya berapa. Karena kita punya keyakinan ke depan harga dan penjualannya akan lebih baik," tandas Suki.
(Nurseffi Dwi Wahyuni)

referensi :
Liputan6.com, Jakarta Pergantian pemerintahan baru membawa secercah harapan bagi masyarakat. Para pedagang emas di kawasan Cikini, Jakarta barharap pemerintahan mendatang mampu membuat konsidi ekonomi dan nilai tukar rupiah stabil.
Hal ini karena jika kedua hal tersebut mampu dijaga dengan baik akan mendorong masyarakat untuk berinvestasi emas.

"Kalau kondisi ekonomi bagus, artinya masyarakat punya kemampuan untuk membeli emas. Lebih bagus lagi jika kondisi rupiahnya juga stabil, sehingga membuat orang yakin untuk membeli emas," ujar Yunita, pemilik toko Mas Jakarta saat berbincang dengan  di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).

Hal senada juga diungkapkan oleh Suki, pemilik toko Emas Suki di Cikini Gold Center. Dia mencontohkan, kondisi politik yang memanas pada sekitar tahun 1997-1998 membuat harga emas meningkat sehingga membuat masyarakat enggan untuk menyimpan uangnya dalam bentuk emas.

"Saat itu kan nilai tukar rupiah anjlok, sedangkan emas kan dinilainya dalam dolar kemudian dirupiahkan, jadi harganya melonjak. Bagi kita penjual, itu memang membawa untung, tapi hanya sesaat karena pembelinya juga menurun," katanya.

Untuk itu, Suki berharap pemerintah mendatang selain mampu menjaga kondisi ekonomi, juga mampu menjaga kestabilan politik sehingga muncul kepercayaan dari masyarakat untuk berinvestasi melalui emas.

"Kalau saya berharap siapapun jadi presiden asal bisa membuat kondisi politik stabil. Kalau kita yang penjual emas memang pekerjaannya mengumpulkan emas, tidak perduli harganya berapa. Karena kita punya keyakinan ke depan harga dan penjualannya akan lebih baik," tandas Suki.
(Nurseffi Dwi Wahyuni) - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/2035086/pedagang-emas-harap-pemerintah-baru-bisa-jaga-rupiah#sthash.zgzk612i.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Pergantian pemerintahan baru membawa secercah harapan bagi masyarakat. Para pedagang emas di kawasan Cikini, Jakarta barharap pemerintahan mendatang mampu membuat konsidi ekonomi dan nilai tukar rupiah stabil.
Hal ini karena jika kedua hal tersebut mampu dijaga dengan baik akan mendorong masyarakat untuk berinvestasi emas.

"Kalau kondisi ekonomi bagus, artinya masyarakat punya kemampuan untuk membeli emas. Lebih bagus lagi jika kondisi rupiahnya juga stabil, sehingga membuat orang yakin untuk membeli emas," ujar Yunita, pemilik toko Mas Jakarta saat berbincang dengan  di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).

Hal senada juga diungkapkan oleh Suki, pemilik toko Emas Suki di Cikini Gold Center. Dia mencontohkan, kondisi politik yang memanas pada sekitar tahun 1997-1998 membuat harga emas meningkat sehingga membuat masyarakat enggan untuk menyimpan uangnya dalam bentuk emas.

"Saat itu kan nilai tukar rupiah anjlok, sedangkan emas kan dinilainya dalam dolar kemudian dirupiahkan, jadi harganya melonjak. Bagi kita penjual, itu memang membawa untung, tapi hanya sesaat karena pembelinya juga menurun," katanya.

Untuk itu, Suki berharap pemerintah mendatang selain mampu menjaga kondisi ekonomi, juga mampu menjaga kestabilan politik sehingga muncul kepercayaan dari masyarakat untuk berinvestasi melalui emas.

"Kalau saya berharap siapapun jadi presiden asal bisa membuat kondisi politik stabil. Kalau kita yang penjual emas memang pekerjaannya mengumpulkan emas, tidak perduli harganya berapa. Karena kita punya keyakinan ke depan harga dan penjualannya akan lebih baik," tandas Suki.
(Nurseffi Dwi Wahyuni) - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/2035086/pedagang-emas-harap-pemerintah-baru-bisa-jaga-rupiah#sthash.zgzk612i.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Pergantian pemerintahan baru membawa secercah harapan bagi masyarakat. Para pedagang emas di kawasan Cikini, Jakarta barharap pemerintahan mendatang mampu membuat konsidi ekonomi dan nilai tukar rupiah stabil.
Hal ini karena jika kedua hal tersebut mampu dijaga dengan baik akan mendorong masyarakat untuk berinvestasi emas.

"Kalau kondisi ekonomi bagus, artinya masyarakat punya kemampuan untuk membeli emas. Lebih bagus lagi jika kondisi rupiahnya juga stabil, sehingga membuat orang yakin untuk membeli emas," ujar Yunita, pemilik toko Mas Jakarta saat berbincang dengan  di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).

Hal senada juga diungkapkan oleh Suki, pemilik toko Emas Suki di Cikini Gold Center. Dia mencontohkan, kondisi politik yang memanas pada sekitar tahun 1997-1998 membuat harga emas meningkat sehingga membuat masyarakat enggan untuk menyimpan uangnya dalam bentuk emas.

"Saat itu kan nilai tukar rupiah anjlok, sedangkan emas kan dinilainya dalam dolar kemudian dirupiahkan, jadi harganya melonjak. Bagi kita penjual, itu memang membawa untung, tapi hanya sesaat karena pembelinya juga menurun," katanya.

Untuk itu, Suki berharap pemerintah mendatang selain mampu menjaga kondisi ekonomi, juga mampu menjaga kestabilan politik sehingga muncul kepercayaan dari masyarakat untuk berinvestasi melalui emas.

"Kalau saya berharap siapapun jadi presiden asal bisa membuat kondisi politik stabil. Kalau kita yang penjual emas memang pekerjaannya mengumpulkan emas, tidak perduli harganya berapa. Karena kita punya keyakinan ke depan harga dan penjualannya akan lebih baik," tandas Suki.
(Nurseffi Dwi Wahyuni) - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/2035086/pedagang-emas-harap-pemerintah-baru-bisa-jaga-rupiah#sthash.zgzk612i.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Pergantian pemerintahan baru membawa secercah harapan bagi masyarakat. Para pedagang emas di kawasan Cikini, Jakarta barharap pemerintahan mendatang mampu membuat konsidi ekonomi dan nilai tukar rupiah stabil.
Hal ini karena jika kedua hal tersebut mampu dijaga dengan baik akan mendorong masyarakat untuk berinvestasi emas.

"Kalau kondisi ekonomi bagus, artinya masyarakat punya kemampuan untuk membeli emas. Lebih bagus lagi jika kondisi rupiahnya juga stabil, sehingga membuat orang yakin untuk membeli emas," ujar Yunita, pemilik toko Mas Jakarta saat berbincang dengan  di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).

Hal senada juga diungkapkan oleh Suki, pemilik toko Emas Suki di Cikini Gold Center. Dia mencontohkan, kondisi politik yang memanas pada sekitar tahun 1997-1998 membuat harga emas meningkat sehingga membuat masyarakat enggan untuk menyimpan uangnya dalam bentuk emas.

"Saat itu kan nilai tukar rupiah anjlok, sedangkan emas kan dinilainya dalam dolar kemudian dirupiahkan, jadi harganya melonjak. Bagi kita penjual, itu memang membawa untung, tapi hanya sesaat karena pembelinya juga menurun," katanya.

Untuk itu, Suki berharap pemerintah mendatang selain mampu menjaga kondisi ekonomi, juga mampu menjaga kestabilan politik sehingga muncul kepercayaan dari masyarakat untuk berinvestasi melalui emas.

"Kalau saya berharap siapapun jadi presiden asal bisa membuat kondisi politik stabil. Kalau kita yang penjual emas memang pekerjaannya mengumpulkan emas, tidak perduli harganya berapa. Karena kita punya keyakinan ke depan harga dan penjualannya akan lebih baik," tandas Suki.
(Nurseffi Dwi Wahyuni) - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/2035086/pedagang-emas-harap-pemerintah-baru-bisa-jaga-rupiah#sthash.zgzk612i.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Pergantian pemerintahan baru membawa secercah harapan bagi masyarakat. Para pedagang emas di kawasan Cikini, Jakarta barharap pemerintahan mendatang mampu membuat konsidi ekonomi dan nilai tukar rupiah stabil.
Hal ini karena jika kedua hal tersebut mampu dijaga dengan baik akan mendorong masyarakat untuk berinvestasi emas.

"Kalau kondisi ekonomi bagus, artinya masyarakat punya kemampuan untuk membeli emas. Lebih bagus lagi jika kondisi rupiahnya juga stabil, sehingga membuat orang yakin untuk membeli emas," ujar Yunita, pemilik toko Mas Jakarta saat berbincang dengan  di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).

Hal senada juga diungkapkan oleh Suki, pemilik toko Emas Suki di Cikini Gold Center. Dia mencontohkan, kondisi politik yang memanas pada sekitar tahun 1997-1998 membuat harga emas meningkat sehingga membuat masyarakat enggan untuk menyimpan uangnya dalam bentuk emas.

"Saat itu kan nilai tukar rupiah anjlok, sedangkan emas kan dinilainya dalam dolar kemudian dirupiahkan, jadi harganya melonjak. Bagi kita penjual, itu memang membawa untung, tapi hanya sesaat karena pembelinya juga menurun," katanya.

Untuk itu, Suki berharap pemerintah mendatang selain mampu menjaga kondisi ekonomi, juga mampu menjaga kestabilan politik sehingga muncul kepercayaan dari masyarakat untuk berinvestasi melalui emas.

"Kalau saya berharap siapapun jadi presiden asal bisa membuat kondisi politik stabil. Kalau kita yang penjual emas memang pekerjaannya mengumpulkan emas, tidak perduli harganya berapa. Karena kita punya keyakinan ke depan harga dan penjualannya akan lebih baik," tandas Suki.
(Nurseffi Dwi Wahyuni) - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/2035086/pedagang-emas-harap-pemerintah-baru-bisa-jaga-rupiah#sthash.zgzk612i.dpuf

PENTINGNYA BISNIS DI ERA GLOBALISASI


Di era globalisasi ini segala sesuatunya menggunakan kecanggihan atau tekhnologi yang tinggi agar tidak ketinggalan zaman. Dan agar lebih mudah juga di kerjakannya. Di zaman sekarang 70% pekerjaan manusia di lakukan bukan oleh tangan manusia itu sendiri artinya manusia dalam mengerjakan sesuatunya melalui bantuan mesin, atau alat-alat lain yang lebih canggih. Karena perlu kita ketahui juga ada banyak hal yang membuat semua pekerjaan manusia di lakukan oleh mesin atau barang berupa tekhonlogi salah satunya ialah karena perkembangan zaman itu sendiri percuma manusia cape mengerjakan bila pekerjaan tersebut bisa di lakukan oleh mesin atau alat-alat lainnya. Oleh karena itu media atau alat pembantu pada kegiatan berbisnispun berupa alat-alat canggih juga.

Era globalisasi adalah zaman atau waktu yang yang semua kegiatan manusia berkaitan dengan tekhnologi, di zaman ini terjadi banyak perkembangan khususnya di bidang tekhnologi, seperti contohnya di zaman sekarang ini, di zaman sekarang ini kehidupan manusia dan kegiatannya pasti berhubungan dengan tekhnologi yang tinggi dan tekhnologi itu sebagai alat pembantu yang sangat penting di bidang-bidang manusia itu sendiri. Dilihat dari kenyataannya saja di zaman sekarang semua kegiatan manusia pasti berhubungan dengan tekhnologi. Contoh kecilnya saja di zaman sekarang pedagang bakso yang biasanya berjualan berkeliling antara satu daerah ke daerah lainnya mendorong atau memanggul gerobak baksonya, di zaman sekarang sudah jarang kelihatan lagi. Di zaman sekarang pedagan bakso identik berjualan dengan menggunakan sepeda motor atau kendaraan lainnya. Itulah contoh kecilnya di mana di zaman sekarang ini semuanya serba canggih dan serba ekonomis. Oleh sebab itu semakin bertingkat atau majunya suatu zaman maka tingkat kompetisi pun akan semakin mejulang tinggi, artinya manusia-manusia di era globalisasi ini berlomba menggunakan fasilitas yang ada untuk mencapi berbagai macam tujuannya. Salah satunya ialah kompetisi dalam bidang bisnis. Bisnis merupakan suatu hal yang banyak di minati masyarakat luas karena melihat banyaknya keuntungan dan mudahnya bekerja karena faktor fasilitas yang canggih tadi. Banyak sekali peminat mendadak terjun dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan  bisnis.

    Sebenarnya bukan hanya kegiatan bisnis saja yang membutuhkan jasa tekhnologi yang canggih untuk mempermudah semua kegiatannya. Semua kegiatan manusia di bantu oleh tekhnologi yang tinggi, baik kita sadari maupun tidak kita sadari. Maksudnya terkadang kita tidak sadar bahwa apa yang di pakai atau apa yang di lakukan oleh kita itu terbuat karena adanya tekhnologi yang tinggi tetapi karena saking terbiasanya jadi tidak terasa oleh kita bahwa itu semua adalah terbuat karena adanya tekhnologi yang tinggi. Oleh karena itu di zaman sekarang sumber daya manusia (SDM ) yang di butuhkan harus selalu berpendidikan tinggi dan mempunyai skill yang tinggi juga karena di era globalisasi ini tingkat kompetisinya pun tinggi. Dengan alasan-alasan itulah manusia di zaman sekarang harus mempunyai semangat untuk mencari ilmu dan pendidikannya pun harus tinggi.

Dengan melihat alasan-alasan di atas bahwa sebenarnya hubungan antara tekhnologi dengan bisnis sangatlah erat khususnya di era globalisasi ini yang semuanya memerlukan alat tekhnologi yang canggih, alat-alat tersebut yang merupakan alat untuk membantu proses bisnis tersebut. Dan melalui system informasi (tekhnologi) yang canggihlah menjadi kunci menghadapi persaingan di era globalisasi ini, bersaing dengan banyak perusahaan-perusahaan yang lain yang juga menggunakan alat-alat canggih dan system informasi yang canggih pula.
Globalisasi dan teknologi telah mendorong seleksi alamiah yang mengarah pada ‘yang terkuat yang bertahan’. Keberhasilan pasar akan didapat oleh perusahaan yang mampu menyesuaikan diri dengan persyaratan lingkungan saat ini, yaitu mereka yang mampu memberikan apa yang siap dibeli orang. Baik individu, bisnis, kota bahkan seluruh negara harus menemukan cara menghasilkan nilai yang dapat dipasarkan (marketable value) yaitu barang dan jasa yang menarik minat beli. Sebagai dampak globalisasi dan perubahan teknologi, situasi pasar saat ini didorong kearah keadaan yang berbeda jauh sekali dibandingkan situasi pasat sebelumnya. Perubahan-perubahan tersebut tampak pada berbagai fenomena, antara lain:
 
- Kekuasaan saat ini sudah beralih ke tangan konsumen.
- Skala produksi yang besar tidak lagi merupakan keharusan.
- Batasan-batasan negara dan wilayah tidak lagi menjadi kendala.
- Teknologi dengan cepat dapat dikuasai dan ditiru.
- Setiap saat akan muncul pesaing-pesaing dengan biaya yang lebih murah.
- Meningkatnya kepekaan konsumen terhadap harga dan nilai.

Situasi dan kondisi demikian memotivasi pelaku bisnis agar senantiasa mamapu mengantisipasi pasar secara berkesinambungan dan memberikan dorongan agar mempunyai keinginan untuk belajar dan belajar.. Untuk itulah, agar dapat bertahan, mereka perlu menganalisis pasar, mengenali peluang, memformulasikan strategi pemasaran, mengembangkan taktik dan tindakan spesifik, serta menyusun anggaran pelaporan kinerja. Perusahaan harus mampu memberikan apa yang diharapkan pelanggan dan menepati janji-janjinya secara konsisten. Dengan demikian, perencanaan bisnis yang benar-benar matang sangant diperlukan, sehingga bisnis dapat tumbuh berkembang dan mampu menghasilkan laba sebagaimana diharapkan. Perencanaan bisnis yang baik harus dapat secara jelas menggambarkan karakteristik bisnis yang sedang atau akan dilaksanakan sehingga pihak-pihak yang tertarik dapat mlihat secara transparan dan mengerti dengan jelas prospek perkembangannya dimasa yang akan datang. Perencanaan bisnis yang baik harus memuat asumsi-asumsi serta alasan yang dipergunakan sebagai dasar perhitungan, seperti dasar perhitungan besarnya permintaan dan proyeksi penjualan, perhitungan harga pokok penjualan, strategi-strategi yang akan dilakukan, serta berbagai strategi manajemen untuk pengembangan bisnis.

Referensi :


Curriculum-Vitae


DATA PRIBADI

Nama Lengkap             : Wulandari Eka Putri
Tempat, Tanggal Lahir   : Bekasi, 18 April 1994

Alamat                          : Wisma Asri 2, Kp.Irian Gg H.Usman RT09/04 Bekasi Utara
Jenis Kelamin                : Perempuan
Anak ke                        : 1 dari 2 Bersaudara
Agama                          : Islam
Status                            : Belum menikah
Tinggi / Berat Badan      : 167cm / 48kg
Telepon                         : 085695588992
e-mail                            : wulaneka.putri@yahoo.com

RIWAYAT PENDIDIKAN
·         (2006) Lulus SDN Pejuang 04 – Jawa Barat
·         (2009) Lulus SMPN 21 Bekasi – Jawa Barat
·         (2012) Lulus SMK Perbankan Nasional Jakarta – Jawa Barat
·         (2015) Lulus D3 Universitas Gunadarma – Jawa Barat

KEMAMPUAN
·         Komputer (MS Word, MS Excel, MS PowerPoint, MS Access, MS Outlook, web design)
·         Kemampuan Akuntansi dan Administrasi

PENGALAMAN KERJA
·         Magang di PT. Bank Tabungan Negara Capem Klender 3bulan, bagian Operasianal Tahun 2011

Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hormat Saya,


WULANDARI EKA PUTRI

Sabtu, 08 Maret 2014

komunikasi bisnis PENGORGANISASIAN PESAN BISNIS



Pengorganisasian pesan bisnis meliputi pengorganisasian pesan dan memformulasikan pesan
     A.        Mengorganisasikan Pesan Bisnis

Komunikasi yang tidak diorganisasikan dengan baik bermasalah dalam isi, pengelompokan, dan urutan butir-butir pesan. Pesan yang tidak diorganisasikan dengan baik akan sulit dipahami dan dapat berakibat adanya rasa frustasi pada penerima.
Hal-hal berikut yang menyebabkan tidak baiknya pesan bisnis
      a.      Bagian awal terlalu panjang
Bagian awal yang terlalu panjang akan menyulitkan penerima dalam memahami ide pokoknya. Terlebih lagi apabila ide pokok disajikan terlalu ringkas
      b.     Memasukkan hal-hal yang tidak relevan dan tidak logis
Hal yang tidak relevan dan tidak logis hanya akan memperpanjang pesan bisnis, membuang waktu, dan mengabaikan pesan pokok.
      c.      Informasi penting terlupakan
Sering kali informasi penting terlupakan karena perhatian terpusat pada penyajian ide pendukung atau pelengkap.
      d.     Pengelompokan dan urutan pesan tidak menunjukkan satu kesatuan yang logis
Inti pesan bisnis yang tidak dikelompokkan dengan baik akan membingungkan penerima. Butir pesan seolah terlepas dan sulit dikaitkkan satu sama lain.

Hal-hal berikut yang menyebabkan baiknya suatu pesan bisnis:
      a.      Urutan Waktu
Urutan waktu penting untuk menggambarkan perkembangan suatu proyek dan dalam memberikan instruksi untuk mencapai inti dari tujuan pesan.
      b.     Urutan Ruang (spatial)
Menekankan pada bentuk atau deskripsi fisik untuk membantu audiens dalam menjalankan instruksi dengan mudah dari komunikator.
      c.      Urutan Logis
Urutan mempresentasikan ide atau analisis dari suatu masalah, komunikator harus memutuskan bagaimana menghubungkan pikiran audiens. Biasanya dilakukan dengan mengkaji ulang materi dan aspek-aspek yang berhubungan dengan urutan logis seperti dalam komunikasi tertulis dan komunikasi lisan yang dimulai dari pembukaan, isi, penutup atau kesimpulan.
           
            Pesan yang diorganisasikan dengan baik akan memberikan beberapa manfaat, yaitu
      1.     Membantu audiens memahami pesan
Dengan mengemukakan poin penting secara jelas, menyusun ide secara logis dan runtut, dan memasukkan semua informasi yang relevan dalam pesan, audiens dengan mudah akan memahami tujuan pesan.
      2.     Membantu audiens menerima pesan
Pengorganisasian pesan yang baik akan membantu audiens menerima isi pesan tersebut.
      3.     Menghemat waktu audiens
Apabila suatu pesan tidak terorganisir dengan baik, penyampaiannya akan menghabiskan waktu audiens Karena salah satu tujuan penggorganisasian pesan yang baik adalah penyampaian organisasi yang relevan saja yang dapat menghemat waktu. Selain itu audiens dapat dengan mudah mengikuti alur pesan yang disampaikan.
     4.     Mempermudah pekerjaan komunikator
Faktor ini dapat mempermudah penyelesaian pekerjaan dengan baik, cepat, dan efisien. Dengan mengetahui apa yang ingin disampaikan , dan mengetahui cara menyampaikannya rasa percaya diri komunikator akan meningkat. Semakin tinggi rasa percaya diri komunikator semakin cepat dan efisien dalam menyelesaikan perkerjaan.

Langkah-langkah pengorganisasian pesan dengan baik
    1.     Menetapkan ide atau gagasan pokok
Ide pokok merupakan inti atau tema sentral pesan. Semua pesan bisnis memiliki tujuan umum dan spesifik.
    2.     Mengelompokkan ide atau gagasan
Dalam menyiapkan pesan yang sangat kompleks, pembuatan diagram skematis atau kerangka akan membantu membayangkan hubungan antara bagian-bagian pesan.
    3.     Memutuskan pola atau pendekatan urutan gagasan
Setelah menetapkan ide pokok dan mengelompokkannya, perlu diputuskan pola atau pendekatan yang digunakan dalam menentukan urutan penyajian gagasan. Pola pendekatan yang digunakan, yaitu:
     a.       Pendekatan deduktif/langsung (direct approach)
Merupakan pola urutan penyajian ide dimana ide pokok ditempatkan dibagian awal, kemudian diikuti ide pendukung. Pendekatan ini digunakan apabila penerima pesan akan bereaksi netral atau senang saat menerima pesan tersebut.
     b.       Pendekatan induktif/tak langsung (indirect approach)
Pendekatan ini digunakan untuk pesan yang dapat menimbulkan reaksi negatif atau untuk berita yang tidak mengenakkan. Pendekatan ini disajikan di bagian awal kemudian diikuti ide pokok.

Empat Bentuk organisasi pesan bisnis:
    1.     Direct Request
Jenis atau tipe bisnis yang paling umum digunakan adalah penyampaian yang langsung pada poin yang dituju (Direct Request) yang dapat berbentuk surat maupun memo. 
    2.     Pesan-pesan rutin, Good News, atau Good Will
Untuk menyampaikan pesan-pesan yang berisi berita baik( good news) atau berisi good will lebih cocok digunakan pendekatan langsung karena reaksi audiens yang positif.
    3.     Pesan-pesan bad news
Jika materi yang dihubungkan berisi berita buruk audiens pada umumnya akan kecewa atau tidak senang mendengarnya. Oleh karena itu pendekatan yang dapat diterapkan adalah pendekatan tak langsung. Jika harus menyampaikan berita yang kurang menyenangkan cobalah untuk menempatkannya pada bagian pertengahan surat dan gunakanlah bahasa yang halus.
    4.     Pesan-pesan persuasif
Bila audiens benar-benar sangat tidak tertarik terhaapa pesan-pesan yang disampaikan, maka pesan –pesan persuasif dengan pendekatan tak langsung dapat digunakan. Komunikator perlu membuka pikiran audiens dengan melakukan persuasi, sehingga mereka dapat memahami fakta yang ada.

referensi :